

saat takdir mempertemukan kita di sebuah perkemahan. Dari pertemuan sederhana itu, kamu memberanikan diri menyatakan cinta. Namun, waktu berkata lain—kita masih harus menjalani perjalanan masing-masing.
perlahan jarak yang sempat ada mulai menghilang. Kita semakin dekat, saling mengenal lebih dalam, dan menumbuhkan rasa yang lebih kuat. Di tengah kesibukan studiku melanjutkan S2, kamu tetap setia menunggu, mendukung, dan menjadi sosok yang selalu ada di setiap langkahku.
Hingga akhirnya, di tanggal 28 Januari 2025, kamu mengucapkan satu pertanyaan yang telah lama kutunggu. Dengan hati mantap, kamu melamarku dan mengajak melangkah bersama dalam ikatan yang lebih suci.
Kini, perjalanan cinta kita akan berlanjut ke babak baru pernikahan. Semoga kisah ini terus terukir dengan kebahagiaan, cinta, dan keberkahan selamanya.